oleh

Frank Lampard Diprediksi Tidak Bakal Lama Bertahan di Chelsea

LONDON – Chelsea telah mendatangkan banyak pemain anyar di bursa transfer musim panas 2020. Akan tetapi, menurut mantan striker The Blues, Tony Cascarino, perekrutan tersebut hanya akan membuat pelatih Chelsea, Frank Lampard, memiliki beban yang lebih besar.

Chelsea sejatinya telah menggaet nama-nama beken seperti Kai Havertz, Timo Werner, Hakim Ziyech, Ben Chilwell, Malang Sarr, hingga Thiago Silva untuk bisa ikut bersaing dalam perburuan gelar juara di musim 2020-2021. Untuk mendatangkan mereka, The Blues pun merogeh kocek yang sangat dalam.

Kendati demikian, nama-nama tersebut bukanlah jaminan yang membuat Chelsea bakal sukses. Pada akhirnya, Frank Lampard harus bekerja keras untuk membayar kepercayaan yang telah diberikan sang pemilik klub, Roman Abramovich.

Abramovich pasalnya bukanlah sosok yang penyabar. Sejarah mencatat, taipan berkebangsaan Rusia itu tak segan memecat para pelatih Chelsea jika dianggap gagal mendapat hasil yang memuaskan.

Maka dari itu, Cascarino menilai bahwa Lampard bisa menjadi pelatih pertama yang dipecat di musim kompetisi 2020-2021 jika Chelsea tak meraih hasil bagus. Apalagi, Abramovich sudah mengeluarkan banyak uang untuk menyokong Super Lamps -julukan Lampard.

“Frank akan sangat menyadari tekanan, tapi itu datang bagi setiap pelatih Chelsea. Jika Anda menjadi pelatih Chelsea, Anda tahu bahwa Anda mungkin menjadi pelatih pertama yang akan dipecat,” ujar Cascarino, seperti dilansir dari Goal, Kamis (10/9/2020).

“Penggemar Watford mungkin akan mengatakan hal yang berbeda, tetapi secara umum, pelatih Chelsea yang telah dipecat lebih banyak, meski mereka memiliki catatan kemenangan lebih baik daripada Frank,” lanjutnya.

“Apakah dia akan mendapat lebih banyak waktu karena dia seorang legenda? Tidak, tidak sekarang karena ruang gerak telah hilang. Lihat CV si pemilik dan DNA bagaimana dia menjalankan klub sepakbola itu. Anda tidak akan lolos begitu saja,” jelas Cascarino.

“Dia adalah mantan pemain Chelsea dan pekerjaan yang dia lakukan untuk membawa para pemain muda lolos ke tim utama, itu tidak akan berarti apa-apa. Dia akan diuji dan jika Chelsea tidak bertahan lebih baik dari yang mereka lakukan tahun lalu, mereka tidak akan ikut dalam persaingan,” pungkasnya.

Musim lalu Chelsea berhasil finis di posisi empat besar klasemen Liga Inggris dan menembus partai final Piala FA. Itu bisa dibilang merupakan capaian luar biasa karena mereka tak berbelanja pemain di bursa transfer. Maka dari itu, ketika kini The Blues pada akhirnya belanja besar, adalah hal yang lumrah jika Abramovich menginginkan hasil yang lebih baik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed