oleh

Kapten Timnas Denmark Simon Kjaer Sempat Ragu untuk Terus Bermain

Pelatih Timnas Denmark Kasper Hjulmand mengungkapkan Simon Kjaer sempat merasa ragu untuk terus melanjutkan duel lawan Finlandia di laga perdana Euro 2020 usai Christian Eriksen kolaps di tengah laga.

Duel Denmark vs Finlandia di matchday 1 Grup B Euro 2020 sempat terhenti untuk beberapa waktu. Sebab ada insiden yang mengerikan.

Eriksen kolaps saat laga berlangsung pada menit ke-42. Gelandang Inter Milan itu pun langsung mendapatkan pertolongan dengan cepat dari rekan-rekannya dan dari tim medis.

Eriksen akhirnya dibawa ke rumah sakit terdekat. Ia kemudian pada akhirnya digantikan oleh Mathian Jensen.

Saat itu sempat ada pertimbangkan untuk menunda laga dan dilanjutkan di lain waktu. Akan tetapi pada akhirnya duel Denmark vs Finlandia itu dilanjutkan tak lama kemudian.

Usai pertandingan, pelatih Denmark yakni Kasper Hjulmand mengungkapkan bahwa kapten timnya yakni Simon Kjaer sangat terpukul dengan insiden yang dialami Christian Eriksen. Bek AC Milan tersebut bahkan sempat merasa ragu untuk melanjutkan laga pada hari itu.

“Simon sangat, sangat terpengaruh. Sangat terpengaruh. Ia ragu apakah ia bisa melanjutkan dan mencobanya, tetapi itu tidak bisa dilakukan,” katanya seperti dikutip The Guardian.

Kasper Hjulmand sebelumnya sempat mengungkapkan kondisi skuat Denmark secara umum usai Christian Eriksen kolaps. Ia mengatakan para pemainnya sebenarnya juga merasa ragu untuk terus bermain namun pada akhirnya mereka memutuskan untuk terus bermain.

“Kami memiliki sekelompok pemain yang saya tidak bisa cukup memujinya. Saya sangat bangga dengan orang-orang yang saling menjaga dengan baik. Dia adalah salah satu teman saya yang sangat saya sayangi, cara para pemain berbicara di ruang ganti hingga memutuskan untuk tidak melakukan apapun sebelum kami tahu Christian sadar dan baik-baik saja,” bebernya pada BBC.

“Kami memiliki dua opsi untuk memainkan pertandingan [hari ini] atau besok pukul 12 malam dan semua orang setuju untuk bermain hari ini. Anda tidak dapat memainkan pertandingan dengan perasaan seperti itu. Kami mencoba untuk menang. Luar biasa mereka berhasil keluar dan mencoba untuk memainkan babak kedua,” ujarnya.

“Sejujurnya, ada pemain di luar sana yang benar-benar selesai. Selesai secara emosional dan kelelahan secara emosional,” tandas Hjulman.

Pada akhirnya Denmark pun tumbang dari Finlandia. Simon Kjaer dkk kalah 1-0 berkat gol dari Joel Pohjanpalo.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed